Mari intip rahasia sukses orang Minang:
Orang Minang banyak yang bisa sukses
karena sejak dari kecil mereka
mendapatkan serta mengamalkan pelajaran
atau nasehat dari hal-hal berikut;
~Adat Basandi Syarak, syarak basandi
kitabullah~
Kalimat adat basandi syarak, syarak
basandi kitabullah adalah dasar hukum
adat orang orang Minang.
Kalimat ini menjadi sumber referensi
hukum bagi hukum adat dan cara
kehidupan bermasyarakat Minang.
Kalimat ini artinya Adat berdasarkan
agama, agama berdasarkan kitab Allah
SWT.
Arti tersirat dari kalimat ini jika diamalkan
akan membawa kita kepada kesuksesan
dunia akhirat.
Orang Minang yang sukses dalam perdagangan karena dalam kehidupan dan perdagangan mereka mengikuti aturan adat dan agama. Aturan agama yang mengatur dalam perdagangan harus jujur dan menjaga mutu membuat orang Minang sukses mendapatkan banyak pelanggan dan menjaga langganannya.
~Alam Takambang Jadi Guru~
Alam takambang jadi guru ini artinya alam
yang terbentang jadi guru atau pelajaran.
Pepatah ini sering dinasehatkan oleh orang
tua kepada anaknya.
Kalimat ini mengandung makna semua
yang ada di alam ini bisa menjadi
pelajaran.
Kalimat alam takambang jadi guru ini
suci yang menyuruh membaca.
Hal ini membuat orang Minang menjadi
kreatif membaca peluang yang tampak dan
tersirat.
Orang Minang yang mempelajari gejala
lingkungan menjadi kreatif menjemput
peluang.
Karena nasehat dari kalimat ini orang
Minang banyak yang berhasil menjadi
pengusaha sukses, walaupun dasar
pendidikan akademik mereka tidak begitu
tinggi.
Mengapa bisa? karena orang Minang
menganggap pendidikan itu penting.
Tapi pendidikan tidak harus dari sekolah.
Sebab alam dan pengalaman hidup
menjadi guru terbaik bagi kesuksesan
orang Minang.
Hal ini juga yang membuat Minang bisa
mengambil pelajaran dari sebuah
kegagalan.
~Dima Bumi Dipijak Disinan Langik
Dijunjuang~
Selanjutnya nasehat"Dima bumi dipijak,
disinan langik dijunjuang.
Dalam kalimat ini mengandung arti, dimana
orang Minang tinggal mereka
menyesuaikan diri dengan masyarakat dan
peraturan setempat.
Dengan menjalankan nasehat ini orang
Minang yang pergi merantau selalu dapat
cepat beradaptasi dengan lingkungan
tempat tinggalnya.
Hal ini membuat orang Minang cepat
mendapatkan kesuksesan diperantauan.
Dengan menyesuaikan diri dan
menghormati lingkungan barunya
membuat masalah dengan pribumi
setempat dapat diminimalisir.
Nasehat ini juga direfleksikan orang
Minang dalam bisnis mereka.
Mereka menyesuaikan produk dan
dagangannya dengan keadaan serta
permintaan client mereka.
~Baraja ka Nan Manang, Mancontoh Ka
Nan Sudah~
Baraja ka nan manang, mancontoh ka nan
sudah jika diterapkan dalam bisnis ini
artinya mempelajari bagaimana seseorang
bisa sukses dan menerapkan kiat-kiat
sukses orang yang telah dahulu sukses.
Jika orang Minang gagal dalam suatu hal,
maka orang tua mereka akan memberikan
nasihat berupa pepatah-petitih "Baraja ka
nan manang, mancontoh ka nan sudah".
Dari dahulu jika orang tua memberi
nasehat pada anak mereka banyak berupa
pepatah-petitih.
Hal ini secara tidak langsung memberikan
stimulasi pada otak orang Minang.
Sayang sekarang ini nasehat berupa
petatah-petitih ini sudah mulai jarang
diberikan orang tua yang tinggal
diperkotaan.
~Indak Ado Rotan Aka Pun Jadi, Indak
Kayu Janjang Dikapiang~
Nasehat dari petatah ini juga merupakan
salah satu kunci sukses orang Minang.
Kalimat "Indak ado rotan aka pun jadi" ini
secara tidak langsung mendidik orang
Minang menjadi kreatif.
Kalimat ini artinya jika tak ada rotan akar
pun jadi.
Orang Minang yang menerapkan nasehat
tersirat dari kalimat ini dalam merintis karir
ataupun bisnis tidak selalu memulai
dengan modal besar.
Hal ini juga sesuai dengan prinsip
ekonomi" Dengan modal sekecil-kecilnya,
meraih untung sebesar mungkin".
Kalimat ini juga mengandung nasehat apa
yang sudah ada pada diri kita dan
lingkungan bisa menjadi modal untuk
sukses.
~Takuruang Nak Dilua, Tahimpik Nak
Diateh~
Kalimat ini mempunyai arti walaupun
sedang menghadapi kesulitan atau
kegagalan, harus kreatif mengubah
kesulitan maupun kegagalan menjadi
peluang.
Makna dari kalimat ini membuat orang
Minang yang pernah mengalami kegagalan
bisa mendapatkan kesuksesan yang lebih
besar dikemudian hari.
Sebab orang Minang dilatih untuk tidak
takut dengan kegagalan.
Sejak kecil orang Minang sudah dilatih
untuk mempelajari kegagalan dan
mengubahnya jadi modal ataupun peluang.
~Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi
Sanak sadonyo...!!